Subhanallah ya Bila Sholat Subuh seperti ini

Mudah-mudahan kita diberi keistiqomahan untuk mau berjamaah, dan yang belum semoga Allah beri hidayah dan rasa cinta untuk memenuhi panggilanNya

Siapa yang tidak tertarik dengan Tawaran Special Ini

ya Allah Bimbing kami ya Allah....Sayangi kami...

lembaga pendidikan harus bisa seperti ini

Saat Adzan, seluruh elemen pendidikan, berlomba-lomba memenuhi Rumah Allah, Allah hu Akbar...beri kami kekuatan ya Allah untuk bisa seperti ini, karena inilah pendidikan yang benar untuk taat pd Allah

Ya Allah karuniakan kami Anak-anak yang sholeh

Inilah bekal yang sebenarnya, saat kita memiliki keturunan yang takut dan taat kepada Penciptanya...insya Allah

Saat Zuhur, saat semua orang meninggalkan berbagai pekerjaannya

Tinggalkanlah semua urusan jual beli, urusan perniagaan, urusan pekerjaan, urusan dunia. Tinggalkan itu semua untuk segera shalat menghadap Allah. Shalat harus lebih penting dari apapun

Sabtu, 23 November 2013

AlifTV

Jumat, 19 April 2013

12 Most Shocking Photos of People Risking Their Lives

Most of us like to go somewhere warm for our holidays – but balancing on the brink of an erupting volcano could result in far more than mere sunburn. This incredible picture shows the moment when one tourist edged towards a torrent of spewing lava, risking life and limb for a holiday snap. Unfazed, with his back to the bubbling crater, the man smiles easily, as if he was standing next to an ornamental fountain.

Photographer Denis Budkov caught the incident at the Plosky Tolbachik volcano in the far east of Russia.

NOTE: some sources claim it was a woman and some it was a man. (Link)



(Link)



Alexander J. Honnold (born August 17, 1985) is an American rock climber best known for his free solo ascents of big walls . He has broken a number of speed records, most notably the only known solo climb (mostly free climbing, but using some points of aid) of the Yosemite Triple Crown, an 18 hour 50 minute link up of Mt. Watkins, The Nose, and the Regular Northwest Face of Half Dome. (Link)



Located in Veracruz, the Metlac bridge rises 400 feet from the ground—making it Mexico's tallest bridge—and spans 300 feet. Risk taking local graffiti artists have thrown caution to the wind and taken to traversing the bridge's edges to get up. Impressive locations for sure, but is the danger worth it? (Link)



Good idea to fix the car, even better idea to get killed.



That's one big splash. Daredevil Garret McNamara of Hawaii claims to have ridden the highest wave ever caught by a surfer, a 30-metre monster off the coast of Nazaré, Portugal. His record is still to be confirmed, but if it's verified, McNamara will have smashed the previous record of 24 metres, which he set in the same spot in November 2011. (Link)



Indonesian students have to tightrope walk 30 feet above a flowing river to get to their class on time. (Link)






Here's a pro tip: if you ever find yourself with a strong desire to photograph crocodiles in their natural habitat, don't do it like the photographer in the video above (warning: it contains a bit of strong language).

It was shot by a man named David Clow on March 18, 2013 in Rio Tarcoles, Costa Rica. Clow's friend Antonio Ruiz was photographing crocodiles up close with his DSLR while others tossed chunks of meat into the water. The problem was that Ruiz positioned himself right on the edge of the river rather than at the relatively safe distance where everyone else was standing.

The location is named “Crocodile Bridge,” so the water was teeming with crocs. After snapping some photographs of the creatures battling over the free food, Ruiz had an experience he will probably never forget. He just narrowly avoided a lunge by a hungry crocodile, coming inches from becoming its next meal.

(Link)



If you have a fear of heights, just turn off your monitor now. The Ukrainian daredevil, Mustang Wanted, has a few photos from his fearless life to share. Check out this shot of him hanging from a building with one hand. (Link | Via)



Mike Rutzen is an expert on the great white shark and an outspoken champion of shark conservation. His fame spread due to the images of his free diving exploits swimming with the animals without a cage. Mike has spent more time swimming cage-less with great whites than anyone else. He has since traveled the world lecturing on sharks and filming documentaries. (Link 1 | Link 2)



Students at this school in China have a harder time than most skipping class. Pupils in Pili - in the rugged northern Xinjiang Uygur region - have to cross a pass 1,500 ft. above a sheer drop down a precipice to get to their lessons. Guided by parents and staff, the youngsters scramble over the sloping rock face finding foot and handholds that would make even a goat think twice. (Link)

Minggu, 26 Agustus 2012

Gerakan Subuh Massal














Gerakan Subuh Massal adalah gerakan moral untuk membangkitkan semangat muslim untuk shalat berjamaah di masjid, terutama shalat subuh. Gerakan ini dipopulerkan melalui buku Misteri Shalat Subuh karangan Dr. Raghib As-Sirjani yang diterbitkan oleh Penerbit Aqwam (Jembatan Ilmu).

Begitu ucapan selamat datang yang dimuat di situs http://komunitassubuh.multiply.com/

Semoga gerakan ini tetap berjalan, walau webnya kini sudah tidak aktif lagi....

Ada saran lain saudaraku, untuk membangun gerakan Sholat subuh berjamaah dengan cara yang efektif dan menyenangkan...yu kita urun rembuk disini...mudah-mudahan sedekah.net bisa jadi wadah nasional untuk niat mulia ini, insya Allah

Sabtu, 25 Februari 2012

KEDUDUKAN DAN HIKMAH SHALAT

Materi Khutbah Jumat


 الحمد لله الّذي فرض الصّلاة على عباده المؤمنين والمؤمنات   احمده سبحانه وتعالى واسأله المزيد من فضله فى جميع الاوقات   واشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له  شهادة تنجى قائلها من المهلكات    واشهد ان محمّدا عبده ورسوله سيّد السّادات    اللهمّ صلّ وسلّم سيّدنا محمّد وعلى اله ما دامت الارض والسّموات.
 امّا بَعْدُ.   فَيَا ايُّهَا النَّاسُ  اِتَّقُوا اللهَ  يَغْفِرْ لَكُمُ الذُنُوْبَ وَالزّلاّتِ.


Kaum muslimin sidang jum'at rahimakumullah.
Marilah kita terus-menerus berupaya mengendalikan diri kita untuk selalu bertakwa kepada Allah SWT, dengan melaksanakan segala amal saleh yang diperintahkan Allah SWT dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran yang dilarang olehnya. Mudah-mudahan dengan ketakwaan ini, kita akan memperoleh ampunan dari Allah SWT serta kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat, amin.
Ma'asyiral hadirin jama'ah jum'at rahimakumullah.
Salah satu ciri orang bertakwa adalah mendirikan salat. Bagi orang bertakwa, salat mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam agama Islam. Sejalan dengan itu, Rasulullah saw. menegaskan dalam beberapa hadisnya.
Yang pertama Nabi saw.bersabda :

الصَلاَةَُعِمَادُ الدِّيْنِ  فَمَنْ اَقَامَهَا فَقَدْ اَقَامَ الدِّيْنَ  وَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ هَدَمَ الدِّيْنَ.

Artinya :"Salat adalah tiang agama, maka barang siapa menegakkannya, berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya, berarti ia meruntuhkan agama.". { Hadis Riwayat Imam Baehaqi. }
Yang kedua beliau bersab
  اَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ اْلعَبْدُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ الصّلاةُ فَاِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ  وَاِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِه

Artinya : "Amal ibadah seorang hamba yang pertama kali diperiksa adalah salat. Jika salatnya baik, maka baik pulalah seluruh amalnya, dan jika salatnya rusak, maka rusak pulalah seluruh amalnya." { Hadis Riwayat Imam Thabrani }
Yang ketiga beliau pun bersabda tentang kedudukan dan keutamaan salat :

 الصَلاةُ مَرْضَاةُ الرَّبِّ وَسُنّةُ اْلاَنْبِيَاءِ وَحُبُّ اْلمَلائِكََةِ وَنُوْرُ المَعْرفَةِ وَاَصْلُ اْلاِيْمَانِ وَوَاجِبَاتُ الدّعَاءِ وَقَبُولُ الاعمال وبركةٌ فى المال والكسب وسلاحٌ على الاعداء وكراهة ُالشيطان وشفيعٌ بين صاحبها وبين مَلََكِ الموت وسراجٌ فى قبره الى يوم القيامة وظِلٌّ على رأسه يوم القيامة وتاجٌ على رأسه ولباسٌ على بدنه وسترٌ بينه وبين االنار وحُجّةٌ بين يدي الرَبِّ وَثقلٌ فى الميزان وجوازٌ على الصراط ومفتاحٌ للجنة.

Artinya:" Salat adalah kesenangan Tuhan, sunah kebiasaan para Nabi, kecintaan para malaikat, cahaya makrifat, dasar iman, menyimpan rangkaian doa-doa wajib,  dikabulnya berbagai amal, memberikan berkah pada harta dan pekerjaan, senjata ampuh untuk melawan musuh, membuat kebencian setan, memberikan syafaat sewaktu ia berada di hadapan malakul maut, menjadi pelita di alam kubur sampai hari kiamat, menjadi tempat berteduh kelak di hari kiamat, menjadi mahkota di atas kepalanya, menjadi pakaian pelindung tubuhnya, menjadi penghalang api neraka, menjadi pembela di depan pengadilan Allah, menjadikan berat timbangan amal baiknya, memudahkan lewat di atas shirat, dan sebagai kunci pembuka surga."
Dalam Al Quran Surah An-Nur: 56 Allah SWT pun menyatakan bahwa dengan mendirikan salat seseorang akan selalu mendapatkan rahmatnya :

 واقيموا الصلاة واتوا الزكاة واطيعوا الرسول لعلكم ترحمون.

Artinya : " Dan dirikanlah salat, tunaikan zakat dan taatlah kepada Rasul, supaya kamu diberi rahmat."
Ma'asyiral muslimin sidang jum'at rahimakumullah.
Mengingat begitu pentingnya kedudukan salat dalam Islam dan begitu agungnya keutamaan-keutamaan salat, maka bagi orang bertakwa, salat merupakan ibadah yang paling pokok yang tidak pernah dilupakan dan ditinggalkan sama sekali dalam sepanjang hidupnya. Bilamana ia sakit yang membuatnya tak bisa berdiri, maka ia salat dengan duduk. Jika ia tak bisa duduk, maka ia salat dengan berbaring. Jika berbaring tidak bisa, maka ia salat dengan terlentang, dan jika terlentang pun tidak bisa, maka ia tetap melakukan salat sebisanya. Begitulah sikap orang bertakwa dalam menghadapi salat.
Kaum muslimin yang berbahagia.
Bagi orang yang iman dan takwanya lemah, mendirikan salat tentunya merupakan beban yang amat berat, Apalagi jika ia sedang sibuk bekerja, sedang dalam perjalanan, dan terlebih- lebih jika ia sedang sakit terbaring, maka mudah sekali ia menunda-nunda salat, melalaikannya dan bahkan  sengaja meninggalkannya. Kalau kita amati orang seperti ini banyak sekali kita jumpai di kalangan masyarakat kita, baik di kalangan remaja, maupun di kalangan dewasa. Untuk itu pendidikan salat harus ditanamkan dan dibiasakan pada anak-anak sejak mereka masuk SD, sebagaimana ditegaskan oleh Rasulullah saw. dalam sabdanya :

 مُروا الصّبيّ بالصّلاة اذا بلغَ سبع سنين واذا بلغ عشرَ سنين فا ضربوه عليها.

Artinya : " Suruhlah olehmu anak itu salat, apabila ia telah berumur tujuh tahun. Apabila ia sudah berumur sepuluh tahun, hendaklah kamu pukul jika ia meninggalkan salat". { Hadis Riwayat Imam Turmudzi. }
Begitulah tata cara mendidik anak menunaikan salat yang diajarkan Nabi saw.. Dengan demikian, manakala tata cara itu dilakukan oleh setiap orang tua, di mana anak dilatih dan dibiasakan melakukan salat sejak kecil, maka kebiasaannya akan terus berlanjut hingga ia menjadi dewasa, bahkan hingga sepanjang umurnya. Karena faktor kebiasaan itulah orang bertakwa taat dan patuh melaksanakan salat, baik salat fardu maupun salat sunah.
Ma'asyiral muslimin Rahimakumullah.
Ketaatan dan kepatuhan orang bertakwa dalam mendirikan salat amat sangat dirasakan olehnya hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya.
Yang pertama, ia merasakan bahwa dengan salat, ia membiasakan hidup bersih dan sehat, karena di antara syarat sah salat, harus suci badan, pakaian dan tempat dari najis dan segala kotoran, serta bersih suci dari hadas besar dan hadas kecil. Begitu juga ketika salat mau dimulai dianjurkan sekali pelakunya bersiwak atau menggosok gigi, sehingga ia merasakan bahwa dengan salat yang disertai siwak, giginya selalu bersih dan sehat.
Yang kedua, ia merasakan bahwa dengan salat, ia terbiasa hidup disiplin, karena melaksanakan salat harus sesuai dengan syarat-syarat dan rukun-rukunnya. Di samping itu melaksanakan salat harus mengikuti cara-cara salat yang dilakukan oleh Nabi saw., di mana semua bacaan salat menggunakan bahasa Arab.
Yang ketiga, ia merasakan bahwa dengan salat, ia terlatih hidup sabar, karena sesibuk apapun dalam menghadapi urusan dunia, ia tetap menyempatkan dirinya untuk melakukan salat.
Yang ke empat, ia merasakan bahwa dengan salat yang khusyuk, ia mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al Quran Surah Al  Ankabut : 45
 واقم الصلاة انّ الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر

Artinya : "  Dan dirikanlah salat, sesungguhnya salat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar."
Yang ke lima, ia merasakan bahwa salat yang  dilakukan dengan berjamaah dapat mengikat dan memupuk ukhuwah Islamiyah, yakni persaudaraan dan persatuan umat islam.
Kaum muslimin sidang jum'at yang berbahagia.
Itulah hikmah-hikmah yang terkandung di dalam salat yang bisa dirasakan oleh orang bertakwa yang taat dan patuh mendirikannya. Mudah-mudahan kita semua termasuk orang-orang bertakwa yang taat mendirikan salat dengan baik dan benar, sehingga kita memperoleh maghfirah dan mardotillah serta balasan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan kita kekal di dalamnya untuk selama-lamanya, amin..

Minggu, 21 Agustus 2011

Indahnya Sholat Subuh


Di antara faedah-faedah shalat subuh adalah menerangi wajah, menyinari dan menguatkan hati, menyegarkan dan menguatkan jiwa. Juga faedah lainnya adalah menghilangkan kemalasan, melancarkan peredaran darah setelah tidur, menjaga kesehatan, mengusir kesedihan, dan mencegah penyakit-penyakit jiwa dan tubuh.
sholatlah sblm disholatkan


Di samping itu, ilmu pengetahuan kontemporer menemukan bahwa terdapat gas ozon (O3) yang mengandung kadar oksigen paling tinggi pada waktu shalat subuh, kemudian menurun secara bertahap sampai terbitnya matahari.
Kita sebenarnya tidak butuh penemuan dan penetapan ilmu pengetahuan. Sebab, kita dengan mudah dapat merasakan kebersihan dan kelembutan udara pada waktu shalat subuh dibandingkan dengan waktu-waktu lainnya.

Udara pada waktu fajar masih bersih dan tidak tercemar. Udara ini akan menyegarkan hati, dan menguatkan paru-paru, memperbaharui sel-sel, menyalurkan tubuh dengan oksigen, mengeluarkan karbondioksida, serta membersihkan darah dari endapan-endapan keringat. Selain itu, juga memperbaiki kinerja organ-organ tubuh, menyegarkan sel-sel tubuh, serta menyembuhkan penyakit-penyakit, seperti rematik dan asma.

YA ITU FAKTA MANFAAT SHOLAT SUBUH!

Allah SWT telah menjanjikan hadiah-hadiah yang begitu indahnya kepada hambanya yang senantiasa bangun dipagi hari sebelum matahari terbit. Allah mengistimewakan hamba-hambanya yang senantiasa terbangun di pagi hari untuk bertemu dengannya disaat yang lain tertidur lelap.

memang, pada jam segitu sedang nikmat-nikmatnya tidur.sangat banyak godaan setan untuk menina bobokan kita. tapi coba kita berfikir sejenak
http://www.brighamandwomens.org/publicaffairs/Images/Sleep%20inertia%20image.jpg




pantas kah hadiah-hadiah dan janji-janji Allah kita tukar dengan nina bobo setan????? 

astagfirullah... semoga kita tidak termasuk orang yang mengganti hadiah Allah dengan nina bobo setan,naudzubillah..

http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/18831_310492291050_258010731050_4040147_1477854_n.jpg

kenapa kita masih malas untuk berebut hadiah dari Allah?
padahal nikmatnya sudah dijanjikan

Tunggu apa lagi untuk berlomba-lomba merebut hadiah-hadiah Allah?

jadikanlah Allah sebagai dzat yang pertamakali kita temui setiap hari di saat kita pertama kali membuka mata di dunia ini :)
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Jumat, 25 Maret 2011

Allah bersumpah: “Demi fajar ( waktu Subuh )

Semua tahu dan yakin akan keistimewaan waktu Subuh bagi kau Muslim di bumi ini. Tetapi tahukah semua dengan bahayanya waktu Subuh jika kita tak bisa memanfaatkannya? Allah bersumpah dalam Al Fajr : “Demi fajar ( waktu Subuh )”. Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan: “Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”. Ada apa dibalik waktu Subuh? Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh? Mengapa harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh? Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?.


Ya, ternyata waktu Subuh benar - benar sangat berbahaya!
Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api.
Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan.
Waktu Subuh lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin…

Bila ada sekawanan perampok menyatroni rumahmu, dan mengambil paksa semua barangmu. Emas dan semua perhiasan di gondolnya. Uang cash puluhan juta ditilepnya. Laptop, yang berisi data - data pentingmu juga diembatnya. Eh, mobil yang belum lunas juga digasaknya. Bagaimana rasa pedih hatimu menerima kenyataan ini?.

Ketahuilah, bahwa waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu. Karena jika kita tertindas sang waktu Subuh sampai melalaikan shalat fajar, maka kita akan menderita kerugian lebih besar dari sekedar laptop dan mobil. Kita kehilangan dunia dan segala isinya. Ingat, “Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya” ( HR Muslim ).

Waktu Subuh juga lebih menyengsarakan dari sekedar kemiskinan dunia. Karena bagi orang - orang yang tergilas waktu Subuh hingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid, maka hakikatnya, merekalah orang - orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 ( 0,7% ) saja pahala shalatnya.


“…dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan shalat semalam suntuk” ( HR Muslim ). Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar. Fantastis! Shalat selama sepuluh jam…, atau kurang lebih 150 kali shalat! Betapa agung fadilah shalat Subuh berjamaah ini. Betapa malangnya orang yang tergilas waktu Subuh, orang - orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.

Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin. Mengapa demikian? Tahukah anda bahwa nabi menyetarakan dengan orang munafik bagi yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah?

Sesungguhnya tiada yang dirasa berat oleh seorang munafik, kecuali melaksanakan shalat Isya dan shalat Subuh. Sekiranya mereka tahu akan keagungan pahalanya, niscaya mereka bakal mendatanginya ( ke masjid, shalat berjamaah ) sekalipun harus berjalan merangkak - rangkak” ( HR Bukhari Muslim ).

Orang yang tergerus waktu Subuh hingga tak mampu mendatangi masjid untuk shalat berjamaah adalah orang yang dalam keadaan bahaya, karena disetarakan dengan orang munafik. Padahal, ancaman bagi orang munafik adalah neraka Jahannam. “Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang - orang kafir di dalam Jahannam” ( An Nisa:140 ). Bukankah Jahannam lebih berbahaya dari sekedar kobaran api yang disiram bensin?

Nah, agar tidak merasakan tindasan waktu Subuh yang lebih kejam dari perampokan, agar tidak terkena gilasan waktu Subuh yang lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan, dan agar tidak tertelan gerusan waktu Subuh yang lebih berbahaya dari kobaran api, maka: “Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh” ( Al Falaq:1 ). Yaitu dengan memanfaatkan waktu Subuh sebaik - baiknya. Lakukanlah shalat sunnah ( shalat fajar ) dan shalat berjamaah di masjid.

Senin, 02 Agustus 2010

Selama 65 Tahun, Orang Cacat Saudi Ini Merangkak Setiap Hari Ke Masjid

cari-info-menarik.blogspot.com - Selama 65 Tahun, Orang Cacat Saudi Ini Merangkak Setiap Hari Ke Masjid
Ketegaran seorang beriman dalam menunaikan perintah Allah tidak bisa dikalahkan oleh siapapun. Di sebuah desa kecil lagi terpencil di Arab Saudi, seorang pria tua yang lumpuh selalu merangkak ke masjid terdekat tiap harinya selama 65 tahun.

Sejak masih kecil, Abdullah Al Asiri (76 tahun) tidak pernah melewatkan shalat berjemaah dan bersikeras melakukan itu di masjid meskipun Asiri lahir dalam keadaan cacat.
Ia lahir dalam keadaan cacat kaki dan tinggal bersama 10 anggota keluarganya, termasuk orang tuanya, tiga saudara dan empat saudari. Saudara-saudaranya selalu memperhatikan hidupnya.
Asiri telah merangkak ke dan dari masjid di desa selatan Alaziza, lima kali sehari selama hampir 65 tahun, melawan panasnya gurun pasir pada musim panas terik dan cuaca dingin pada musim dingin.
Keponakannya, Abdul Aziz mengatakan ia telah membuat sebuah film tentang pamannya untuk "Mengarisbawahi ketekunan, tekad dan kekuatan pamannya".
Dia mengatakan film, sudah dipublikasikan oleh harian Sabq Arab, dan sejauh ini telah dilihat oleh sedikitnya 600.000 orang.

Reff. sabili

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More